Asuransi Jiwa Dan Penyakit Kritis Allianz WA: 0812-8603-4243

Asuransi Jiwa Dan Penyakit Kritis Allianz WA: 0812-8603-4243

Inilah Perbedaan Asuransi Kesehatan Dengan Asuransi Penyakit Kritis

Seperti yang sudah anda ketahui sebelumnya bahwa bermacam-macam jenis asuransi kesehatan dirancang oleh sebagian perusahaan dengan tujuan yang sama yaitu untuk memberikan jaminan terhadap biaya kesehatan dan juga perawatan yang dialami oleh nasabah. Melainkan terbukti tak segala tipe asuransi kesehatan mengcover biaya untuk penyakit kritis.

Penyakit kritis yakni penyakit yang membahayakan dan biasanya tarif pengobatannya betul-betul mahal. Artinya jika Anda terkena salah satu dari macam penyakit kritis karenanya dapat dipastikan akan memerlukan dana yang betul-betul besar.

Di beberapa kasus, banyak orang yang terkena penyakit kritis sampai menguras harta bendanya, dan pun nyaris pailit. Untuk itulah Anda sangat membutuhkan asuransi penyakit kritis.

 

 Asuransi Jiwa Dan Penyakit Kritis Allianz  WA: 0812-8603-4243  Asuransi Jiwa Dan Penyakit Kritis Allianz  WA: 0812-8603-4243

Pengertian Asuransi Kesehatan

Asuransi Kesehatan merupakan asuransi yang cuma memberikan penggantian untuk biaya2 yang “menonjol”, yang dapat dibaca pada tagihan Rumah Sakit. Misalnya: biaya dokter, tarif kamar, tarif tindakan operasi, tarif obat. Selama Anda dirawat inap di RS, apabila anda memiliki asuransi kesehatan, karenanya tak peduli anda dirawat sebab sakit ringan, atau sakit parah sebab sakit kritis atau sebab kecelakaan, semuanya akan dicover biayanya oleh asuransi kesehatan yang anda miliki.

Contoh:

Dirawat dengan diare selama 5 hari, sempurna rawatanya ialah 20 juta, atau pembayaran pada dikala rawat jalan, tarif pembedahan (rumit, medium sedang dan kecil), biaya dokter, biaya kamar, biaya obat dan biaya pembedahan Tagihan ini tentu seseuai dengan tagihan dari rumah sakit. Hanya hingga disinilah Asuransi Kesehatan Anda berperan.

Pengertian Asuransi Penyakit Kritis

Asuransi penyakit kritis yakni sebuah produk asuransi yang memberikan tertanggung sejumlah santunan dalam bentuk uang tunai (uang pertanggungan) dikala mengalami suatu penyakit kritis.

Jadi, seumpama jika layak dengan perjanjian, uang tunai yang akan diberi merupakan Rp1 miliar, maka jika tertanggung mengalami penyakit kritis, karenanya tertanggung memiliki hak menerima Rp1 miliar.

Asuransi penyakit kritis meski nampak serupa dengan asuransi kesehatan, tetapi sebenarnya mempunyai fungsi yang berbeda. Saat seseorang mengalami penyakit kritis, mungkin tarif pengobatan dan perawatannya ditanggung oleh asuransi kesehatan. Akan tetapi, terdapat sebagian tarif lain yang tak ditanggung oleh asuransi kesehatan. Umpamanya, penghasilan yang hilang sebab tertanggung tidak dapat lagi berprofesi.

Kecuali itu, biaya yang dibutuhkan untuk member keluarga yang datang mendampingi tertanggung. Seluruh biaya tersebut membutuhkan dana, dan dengan asuransi penyakit kritis, dana tersebut dapat ditanggung oleh perusahaan asuransi. Tiap-tiap orang mempunyai hak mempunyai asuransi penyakit kritis, namun yang betul-betul direkomendasikan ialah pencari nafkah atau tulang punggung keluarga.

 

Perbedaan Asuransi kesehatan dan Asuransi Penyakit Kritis

Asuransi kesehatan akan menggantikan biaya pengobatan anda tiap-tiap kali anda sakit dan dirawat di rumah sakit padahal asuransi penyakit kritis akan memberikan santunan tunai sejumlah Uang Pertanggungan (UP) sekiranya anda terdiagnosa suatu kondisi penyakit kritis. Misalkan anda mengambil UP Penyakit Kritis sebesar 500 juta kemudian anda terdiagnosa kanker stadium 3 karenanya uang 500 juta itu akan keluar semuanya untuk anda berobat. Kemudian anda sembuh dan 5 tahun kemudian kena serangan jantung maka UP Asuransi Penyakit Kritis anda tidak akan keluar lagi sebab sudah anda ambil sewaktu terdiagnosa kanker.
Apa sih manfaat bila memiliki asuransi penyakit kritis ini ?
Karena asuransi ini sistem kerjanya adalah memberikan santunan tunai sejumlah uang pertanggungan seandainya anda terdiagnosa suatu keadaan penyakit kritis sehingga manfaat yang bisa anda dapatkan yaitu :

1. Dengan memindahkan risiko pengeluaran untuk pengobatan penyakit kritis ini ke perusahaan asuransi maka aset atau harta anda akan relatif lebih aman alias tidak perlu sampai dijual atau digadaikan atau bahkan mengalami kebangkrutan untuk tarif pengobatan yang mahal dan berkepanjangan.

2. Karena uang pertanggungan didapatkan secara tunai maka anda mempunyai keleluasaan untuk menjalani terapi pengobatan yang kadangkala tak selalu berhubungan dengan dunia medis yang tidak dapat diklaim ke perusahaan asuransi kesehatan

3. Menjamin pemasukan keluarga yang mungkin dapat hilang dengan terkena penyakit kritis. Seseorang yang terkena penyakit kritis tentu akan berimbas pada produktifitas kerja yang berisiko kehilangan pekerjaan dan penghasilan.

4. Memberikan ketenangan pikiran terhadap anda dan keluarga sebab adanya dana untuk berobat yang cukup dan tersedianya dana untuk operasional keluarga. Ketenangan pikiran ini tentunya memiliki pengaruh yang benar-benar besar pada percepatan pelaksanaan penyembuhan.

 

Siapa Yang Membutuhkan Asuransi Penyakit Kritis ini ?

 

Karena asuransi ini memerlukan biaya premi yang relatif besar karenanya prioritas yang patut memilikinya yaitu orang-orang yang berisiko lebih tinggi adalah orang yang sudah dewasa atau tua. Dalam keluarga biasanya diprioritaskan untuk sang ayah dan ibu dahulu baru untuk anak-anak.

Berapa Lama Asuransi Penyakit Kritis Diperlukan ?

Sama seperti halnya asuransi kesehatan kian lama pertanggungan tentu semakin baik. Namun perlu dikenal bahwa asuransi penyakit kritis cuma menggantikan uang pertanggungan satu kali saja loh. Misalkan terkena kanker kemudian uang pertanggungan keluar segala dan kemudian anda diucapkan sembuh tapi sebagian tahun kemudian mengalami gagal ginjal karenanya uang pertanggungan tak akan keluar lagi.

Apa yang Perlu Diketahui Sewaktu Membeli Asuransi Penyakit Kritis ?

Nah ini merupakan bagian terutama yang harus anda kenal yakni syarat dan ketentuan yang berlaku kepada semua ragam keadaan penyakit kritis yang ditanggung. Berikut adalah beberapa contoh dari persyaratan dibayarkannya uang pertanggungan asuransi penyakit kritis :

1. Kanker, pada umumnya uang pertanggungan akan dibayarkan dikala kanker telah memasukin fase lanjut dan menyebar organ tubuh lainnya atau dikenal dengan istilah telah menjelang stadium 3 ke atas. Bila terdiagnosa kanker di stadium awal ? Ya tidak dibayarkan sehingga untuk pengobatan patut keluar dana pribadi.

2. Gagal ginjal, uang pertanggungan akan dibayarkan jikalau kedua ginjal sudah disuarakan tidak berfungsi atau dikenal dengan gagal ginjal dan seharusnya melakukan cuci darah secara rutin atau sudah membutuhkan transplantasi ginjal. Bagaimana kalau salah satu ginjal yang tak berfungsi ? Ya tidak dibayarkan sehingga untuk pengobatan semestinya keluar dari dana pribadi.

Nah baru sadar khan ternyata prasyarat klaim asuransi penyakit kritis ini sangatlah berat bahkan bisa dikatakan dikala kondisi seseorang sudah parah pun sekarat maka uang pertanggungan baru akan dibayarkan. Tetapi hening dikala ini sudah ada produk asuransi penyakit kritis generasi kedua yang memberikan perlidungan penyakit kritis mulai dari stadium awal loh.

Mari Menabung Di Allianz untuk menerima perlindungan asuransi penyakit kritis di ketika anda masih kerja dan masih produktif. Karena seandainya anda sudah terkena sakit kritis, mohon maaf anda tidak dapat membeli polis asuransi penyakit kritis lagi (pasti ditolak oleh perusahaan asurnasi). Premi Asuransi penyakit kritis betul-betul relatif murah mulai dari 300 ribu perbulan.

 

Untuk Konsutasi Gratis Wa/Call: 081286034243

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *